Senin, 28 September 2015

indonesia masih jauh untuk menjadi negara adidaya seperti amerika serikat



Negara Adidaya adalah negara dengan posisi dominan dalam sistem internasional yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi peristiwa dan kepentingan sendiri dan kekuasaan proyek pada skala dunia untuk melindungi kepentingan-kepentingan . Adidaya Asecara tradisional dianggap sebagai langkah lebih tinggi dari kekuatan besar.


indonesia hampir mustahil menjadi negara adidaya di kaeranka berbagai macam masalah perekonomian,pembangunan dan masih bayak lagi masalah yang menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terlebeih dahulu sebelum bisa menjadi negara adidaya serperti amerika serikat
salah satu masalah perekonomian di indonesia adalah Nilai tukar Rupiah terus melemah 19 poin atau 0,13 persen pada perdagangan hari ini, Senin (28/9). Rupiah terus melemah di Rp 14.674 per USD,
.
indonesia juga bisa menjadi negara maju asal mayoritas pemimpin dan pejabat bisa rela berkorban menjadi pahlawan untuk semua masyarkat dalam arti, rela tidak korupsi, berani menentang siapapun kalau itu merugikan negara meskipun apapun resikonya, berani menggali kekayaan alam negara, berani mengundurkan diri kalau ada orang lebih baik dari dirinya, rela menelan ludah saja meski tawaran apapun menggiurkan kalau itu akan merugikan negara.., untuk sementara waktu atau beberapa tahun dengan begitu maka indonesia akan kuat atau lebih kuat, baru kalau indonesia sudah maju dan kuat berkat semua pahlawan tadi, korupsi lagi, sogokan lagi, berkhianat lagi Dll, tidak apa2 karna itu sudah bawaan manusia, maka indonesia tidak akan goyah karna sudah kuat, toh juga pasti juga akan seimbang akan ada penegak hukum seperti KPK dll. kalau sekarang saja sudah kayak gitu ya susah indonesia akan maju, kalaupun bisa akan lama..,!

masyarakat indonesia saat ini kekurangan rasa peduli dan berbagi



Peduli adalah suatu tindakan yang didasari pada keprihatinan terhadap masalah orang lain.Arti berbagi adalah memberi atau menerima sesuatu dari barang, cerita, kisah, uang, makanan, dan segala hal yang penting bagi hidup kita, berbagi juga bisa kepada Tuhan. sesama, alam, dan setiap hal di bumi ini.
Manusia adalah makhluk sosial, jadi manusia saling membutuhkan satu sama lain, kita membutuhkan orang lain, dan orang lain membutuhkan kita juga , karena hal itu kita harus peduli dan berbagi pada orang lain maka orang lain juga akan berbagi kepada kita juga.

peduli dan Berbagi kepada sesama adalah hal penting bagi masyarakat indonesia, karena tanpa peduli dan berbagi kita sebagai manusia kehilang arah dan arti dari makhluk sosial itu sendiri.

salah satu cara yang dilakukan untuk peduli dan berbagi adlah dengan tidak cuek dan egois terhadap keaadan dan kondisi disekitar kita deangan kata lain kita haru mau peduli kepada sesama salah satunya dengan cara memberikan rasa empati,dukungan dan bantuan terhadap sesama.

akan tetapi rasa pedulli dan berbagi di indonesia sangatlah kurang hal ini dikarenakan karena ketidak pedulian masyarakat terhadap sesama mereka menganggap lebih baik cuek dari pada peduli karena peduli sering di identikan dengan tindakan yang melelahkan oleh masyarakat.salah satu bentuk ketidak pedulian masyarakt adalah membuang sampah sembarangan,malas berperan dalam kegiata-kegiatan positif tidak mentaati tata tertib yang ada seperti menggunakan daerah pejalan kaki untuk sepeda motor,mobil yang mengambil jalur busway orang ang menerobos lampu merah, menyerobot antrian loket masuk,dll. hal ini membuktikan bahwa bangsa indonesia sangat kekurangan rasa peduli dan bberbagi

minimnya rasa solidaritas masyarakat di indonesia



Solidaritas bisa didefinisikan: perasaan atau ungkapan dalam sebuah kelompok yang dibentuk oleh kepentingan bersama. Wikipedia memberikan Pengertian Solidaritas, bahwa Solidaritas adalah integrasi, tingkat dan jenis integrasi, ditunjukkan oleh masyarakat atau kelompok dengan orang dan tetangga mereka Hal ini mengacu pada hubungan dalam masyarakat . hubungan sosial bahwa orang-orang mengikat satu sama lain. Istilah ini umumnya digunakan dalam sosiologi dan ilmu-ilmu sosial lainnya.

Solidaritas adalah kesepakatan bersama dan dukungan: kepentingan dan tanggung jawab antar individu dalam kelompok, terutama karena diwujudkan dalam dukungan suara bulat dan tindakan kolektif untuk sesuatu hal.

Apa yang membentuk dasar dari solidaritas bervariasi antara masyarakat. Dalam masyarakat sederhana mungkin terutama berbasis di sekitar nilai-nilai kekerabatan dan berbagi. Dalam masyarakat yang lebih kompleks terdapat berbagai teori mengenai apa yang memberikan kontribusi rasa solidaritas sosial.

namun solidaritas pada masyarakat di indonesia ini sekarang sangatlah minim banyaknya disintergrasi atau perpecahan yang terjadi di indonesia seperti adanya tindak penindasan SARA, kekerasan,perkelahian/tawuran antar RAS salah satunya seperti pembubaran salat Idul Fitri yang terjadi di Tolikara Papua pada 17 Juli 2015. Serangan ini merupakan bentuk pelanggaran hak atas beribadah yang melekat pada setiap orang yang meyakininya.


dikarenakan banyaknya perpecahan yang terjadi menyebabkan lemahnya solidaritas utuk membentingi kedaulatan.Hendaknya setiap orang yang mencintai perbedaan dan orang yang selalu menutup diri terhadap perbedaan, dapat mengaplikasikan solidaritas antar orang lain, sehingga tujuan dari solidaritas itu sendiri tercapai.

nilai-nilai patriotik mulai hilang dari masyarakat indonesia



    Patriotik adalah sikap yang berani, pantang menyerah dan rela berkorban demi bangsa dan negara. pengorbanan ini dapat berupa pengorbanan harta benda maupun berani membahayakan nyawa sekalipun ketika terjadi peperangan dalam arti esktrem.jadi dapat kita simpulkan bahwa patriotik adalah sikap budi mengorbankan segala-galanya demi kejayaan tanah air,bangsa dan negara

    dalam kehidupan sehari-hari nilai-nilai patriotik dapat dilihat dari rasa cinta tanah air,rala berkorban demi bangsa dan negara,menempatkan persatuan,kesatuan dan keselamatan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi

    cara yang seharusnya kita lakukan untuk menerapkan nilai-nilai patriotik adalah drngan cara menjaga nama baik keluarga,sekolah,bangsa dan negara,mentaati tata tertib sekolah dan lingkungan masyarakat,berusaha untuk menggapai prestasi demi memajukan bangsa,medahulukan kepentingan umum dibanding kepentingan pribadi dan golongan.menjaga kerukunan masyarakat dan senantiasa memelihara dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa indonesia.

    namun hal yang terjadi tidak seperti yang diharapkan.banyak masyarakat indonesia yang mulai kehilangan nilai-nilai patriotik hal ini dapat dilihat dari kurangnya penerapan nilai-nilai patriotik dimasyarakat contohnya,dikalangan pelajar.banyak sekali yang melakuan tindakan yang berlawanan dengan nilai-nilai patriotik sperti mencoreng nama baik keluarga dengan membuat kericuhan dan kerusakan lewat tawuran pelajar,mabuk-mabukan,narkoba,seks bebas,balapan liar,serta perusakan denganmecorat-coret fasilitas umum.

    tidak hanya dikalangan pelajar,diaklangan masyarakat luas juga terjadi tindakan-tindakan yang tidak sesuai,seperti tawuuran antar warga,pengeroyokan,penindasan serta,unjuk rasa yang bersifat destruktif.

    bahkan dikalangan pemerintah,banyak sekali tindakan-tindakan yang sangat bertentangan.misalnya tindak korupsi yang telah mendarah daging di pemerintahahan indonesia.sudah tidak terhitung berapa banyak sudah uang rakyat yang telah dimakan habis oleh para pemimpin yang tidak amanat untuk digunakan demi kepentingan pribadi maupun kelompok yang sangat merugikan bagi negara.
dari tindakan-tindakan yang dilakukan oleh berbagai golongan di indonesia telah menandakan bahwa nilai-nlai patriotik di indonesia telah mulai hilang.

Minggu, 27 September 2015

Bangsa indonesia mulai kehilangan nilai-nilai rela berkorban


rela berkorban artinya kesediaan dengan ikhlas untuk memberikan segala sesuatu yang dimilikinya, sekalipun menimbulkan penderitaan bagi dirinya sendiri demi kepentingan bangsa.rela berkorban tidak harus dilakukan dengan cara mempertahankan negara dari penjajah.

Namun rela berkorban bisa dilakukan dengan bekerja keras sesuai dengan profesinya masing-masing,apabila seorang pelajar maka pelajar tersebut harus rela mengorbankan masa mudanya untuk berprestasi dan belajar mandiri,apbila seorang seniman maka ia bisa mengekspresikan pikirannya kedalam karya seni yang dapat memajukan bangsa indonesia sebagai bentuk pengorbanannya dan apabila dia adalah seorang pemerintah maka ia seharusnya bisa amanat dalam menjalankan tuganya sebagai bentuk amanat.

Namun yang terjadi malah sebaliknya para pelajar terlalu asik sendiri untuk menghabiskan waktunya untuk berfoya-foya seperti terlalu asik nongkrong,dugem dan bahkan minum-minuman keras dan seks bebas,malas untuk belajar karena menganggap bahwa kalau bisa dilakukan nanti kenapa sekarang,malas bekerja keras karena dianggap melelahkan dan hanya bisa memberi aspirasi tanpa mencari soulsi.

para seniman hanya memperdulikan bagaimana cara mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa memperdulikan kualitas karyanya bahkan jika karyanya hanya merusak generasi muda seperti membuat lagu yang tidak mendidik bahkan merusak,serta pemerintah yang hanya memperdulikan jabatan dan kekayaan yang hanya bisa tanam janji tanpa bukti atau bahkan korupsi yang sangat merugikan negara hal ini sangatlah berlawanan dengan nilai-nilai rela berkorban yang tercermin dari para pahlawan yang seharusnya ditiru.

Bangsa Indonesia Mulai Kehilangan Rasa Nasionalisme



   
Nasionalisme adalah suatu sikap politik dari masyarakat suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan, dengan demikian masyarakat suatu bangsa tersebut merasakan adanya kesetiaan yang mendalam terhadap bangsa itu sendiri.

singkatnya  Nasionalisme ialah cinta pada tanah air, ras, bahasa atau sejarah budaya bersama.Jadi,untuk mewujudkan rasa nasionalisme kita harus cinta terhadap tanah air.dengan cara menjaga,mempertahankan wilayah tanah air agar tidak diambil pihak lain.Dan mempertahankan kebudayaan lokal dan tidak terlalu terpengaruh budaya luar.Serta Berusaha Mewujudkan Cita-cita dan tujuan bangsa indonesia.
Namun adanya pengaruh barat yang sedang melanda generasi muda di Indonesia ini terlihat dari Cara berpakaian dan berpenampilan yang mengadopsi budaya dari barat yang kurang sesuai dengan kebudayaan di Indonesia yang mayoritasnya agama Islam,yang dulunya pakaian yang dikenakan para generasi muda kita tertutup.Penyalahgunaan teknologi informasi yang seharusnya digunakan untuk hal yang positif,akan tetapi kemajuan teknologi yang ada hanya digunakan untuk media hiburan semata bahkan banyak yang menggunakannya untuk hal yang berbau negatif seperti untuk kejahatan dan pornografi.Sekarang ini banyak mengatakan lagi demam virus korea dan generasi muda lebih tertarik dengan barang impor dibandingkan dengan produk buatan dalam negeri seperti Mc donal, coca cola,pizza hut dan lain sebagainya.

Budaya daerah indonesia luntur? Maksudnya? Ya benar, luntur disini diartikan kebudayaan bangsa sekarang sudah mulai luntur dari masyarakat kita karena masyarakat khususnya kita para pemuda lebih condong senang meniru budaya-budaya luar dari pada budaya asal kita sendiri. Seperti para remaja lebih sering menggunakan pakaian yang merupakan kebudayaan barat seperti remaja perempuan yang lebih senang menggunakan celana pendek, mereka melakukan itu agar terlihat lebih cantik padahal salah karena tidak menutup aurat. Sesungguhnya itu telah menyalahi budaya bangsa karena budaya bangsa terkenal dengan sopan santun dalam berpakaian.

Bagi para pemuda, nasionalisme hanyalah usaha membela bangsa guna mengusir penjajah. Seolah-olah bagi pemuda masa kini nasionalisme bukan sesuatu yang penting lagi, mereka beranggapan bahwa mereka perlu memiliki rasa nasionalisme hanya disaat merekan hormat pada Bendera Merah Putih disaat upacara bendera hari senin di sekolahnya. Semangat untuk berkorban, berbakti, dan berjuang demi bangsa dan Negara cenderung hilang apalagi di era modern ini, perjuangan akan lebih berat. Sebab musuh tidak sekedar berasal dari luar, bahkan sosok pada diri kita sendiri. Musuh tersebut bisa berbentuk kebodohan, kemiskinan, kemalasan , dan ketidakrelaan untuk berkorban terhadap bangsanya sendiri.
     
Hal ini terlihat jelas bahwa memang nasionalisme golongan muda sekarang sedang diuji. Budaya barat dengan mudahnya masuk dan mempengaruhi kepribadian bangsa. Apabila hal ini tidak segera ditangani dengan serius maka kita tidak tahu bagaimana nasib bangsa Indonesia beberapa tahun mendatang ketika pemerintahan mulai dipegang oleh para pemuda yang memiliki gaya hidup yang tidak sesuai dengan bangsa yang ia pimpin.
     
Yang terjadi saat ini, nasionalisme masyarakat Indonesia mulai terkikis akibat pengaruh globalisasi yang semakin deras. Pengaruh tersebut sudah dirasa dalam berbagai aspek kehidupan ekonomi, pendidikan,sosial, dan budaya. Utamanya globalisasi sangat mengancam kaum muda karena kondisi psikis kaum muda terbilang masih labil sehingga mudah terpengaruh dari luar. Mereka kurang sadar akan ancaman tersebut dan kurang menganggap penting nasionalisme. 
     
Banyak para pemuda Indonesia yang merasa pemerintahan Indonesia sering menggunakan kekuasaannya hanya untuk kepentingannya sendiri, bukan untuk mensejahterakan rakyatnya. Banyak pemuda yang merasa kecewa akan hal itu dan akhirnya merasa antipati terhadap keadaan bangsanya. Mereka sering kali menyampaikan pendapatnya dengan cara unjuk rasa dan tidak dengan cara musyawarah yang mana unjuk rasa ini sering menimbulkan kerusakan,kericuhan dan bahkan korban jiwa. Hali itu dikarenakan mereka cenderung berfikir meskipun ia telah berupaya dan melakukan banyak hal mengenai kelangsungan pemerintahan Indonesia, namun kadang aspirasinya kurang ditanggapi pemerintah. Dan kebijakan yang tersusun hanya berdasarkan dari hasil pemikiran pemerintah saja.

Banyak kita saksikan tawuran pelajar, pertikaian antar warga, premanisme, ormas agama yang brutal, saling serang antar sesama, para pelajar yang hoby nongkromg, dugem, mabuk di jalanan, dan parahnya tidak lagi menghormati orang tua. Sungguh pemandangan yang ironis.dan patut untuk diperhatikan oleh pemerintahan dan seluruh rakyat indonesia


 

Jumat, 25 September 2015

Dahlan Iskan tersangka kasus korupsi gardu listrik



Image captionMenurut Kepala Kejati Jakarta, Dahlan ditetapkan sebagai tersangka dalam posisi sebagai kuasa pengguna anggaran dalam kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu induk tersebut.
Kejaksaan Tinggi Jakarta telah menetapkan mantan Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara, Dahlan Iskan, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu induk di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara pada 2011-2013.
"Berdasarkan dua alat bukti, tim penyidik menyatakan bahwa saudara Dahlan Iskan telah memenuhi syarat untuk menjadi tersangka," kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Adi Toegarisman, dalam jumpa pers pada Jumat (5/6) sore.
Menurut Kepala Kejati Jakarta, Dahlan ditetapkan sebagai tersangka dalam posisi sebagai kuasa pengguna anggaran dalam kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu induk tersebut.
Dahlan Iskan menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara saat kasus dugaan korupsi ini terjadi.
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Dahlan Iskan telah diperiksa oleh tim penyidik kejaksaan pada Kamis (04/06) dan dilanjutkan pada Jumat (05/06) ini.
Walaupun telah ditetapkan sebagai tersangka, Dahlan Iskan tidak ditahan. Pekan depan, dia akan kembali diperiksa oleh Kejati.

Apa komentar Dahlan Iskan?

Usai diperiksa, Dahlan tidak bersedia menanggapi pertanyaan wartawan tentang status tersangka atas dirinya.
"Tanya jaksa," katanya seraya tertawa dan menuju kendaraan pribadinya.
Sejauh ini Kejaksaan telah menetapkan 15 tersangka, dan sembilan orang di antara mereka adalah petinggi PLN cabang Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, serta para petinggi rekanan.
Kejaksaan mengusut kasus ini sejak Juni 2014 setelah menerima laporan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap proyek senilai Rp1,06 triliun ini.
BPKP dalam auditnya menyebutkan bahwa proyek tersebut diduga merugikan negara sebesar Rp 33 miliar.
Menurut Kejaksaan, penyimpangan ditemukan antara lain ketika penandatanganan kontrak pembangunan gardu induk pada 2011, tetapi lahannya belum dibebaskan.
Hingga tenggat proyek berakhir pada 2013, hanya lima gardu yang dapat dibangun oleh pihak rekanan PT PLN.
Dahlan Iskan merupakan figur keempat dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono yang ditetapkan tersangka terkait korupsi.
Sebelumnya ada tiga sosok yang dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat mereka masih menjabat menteri, yakni Menpora Andi Alfian Mallarangeng, Menteri Agama Suryadharma Ali, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik.

Paripurna DPR Ricuh, Meja Rapat Digulingkan

SELASA, 28 OKTOBER 2014 | 17:59 WIB

Paripurna DPR Ricuh, Meja Rapat Digulingkan
Awak media mengambil gambar meja yang dibalikkan oleh anggota fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Sidang Paripurna ke-7 yang membahas penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 28 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto
TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agus Hermanto yang memimpin rapat paripurna ke-7, menetapkan nama-nama anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan untuk Alat Kelengkapan Dewan. Menurut dia, pimpinan DPR mendapatkan daftar nama itu berdasarkan surat keputusan daftar nama yang ditandatangani oleh Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. "Karena tidak ada pertanyaan kami sahkan daftar nama dari PPP," kata Agus di DPR, Selasa, 28 Oktober 2014.

Keputusan pimpinan DPR ini kemudian menuai protes dari anggota DPR dan menimbulkan kericuhan. Meja rapat digulingkan. Akibatnya benda-benda berada di atas meja berantakan. Seperti botol berisi air minum dan mikrofon yang biasa menempel di meja.

Ketua Fraksi PPP Hazrul Azwar mengatakan bahwa pimpinan sepihak memutuskan daftar nama tersebut. "Surat keputusan yang diterima pimpinan DPR itu bodong karena tidak ditandatangi Sekretaris Jenderal Romahurmuziy, tidak hanya ketua umum," kata Hazrul dalam interupsinya. Menurutnya, pimpinan DPR terlalu cepat mengetuk palu, dan tidak menoleh ke arah duduk Fraksi PPP, padahal ada anggota fraksi yang interupsi. (Baca: Setya: Pembentukan Komisi DPR Harus Hari Ini)

Sebelumnya, pekan lalu, DPR mengadakan dua kali rapat paripurna yang mengagendakan penetapan nama-nama anggota fraksi pada Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Dalam  rapat tersebut, DPR hanya mengesahkan sejumlah nama anggota untuk AKD dari lima fraksi koalisi Prabowo, yaitu Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Demokrat.

Lima fraksi lainnya yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Nasional Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Persatuan Pembangunan belum menyerahkan nama-nama anggota mereka untuk AKD. Hari ini DPR mengadakan rapat paripurna ke-7 dengan agenda yang sama. 

Sumber:Liputan6.com